header image
 

Sharing Story…

People Always Realize How Important Someone is When They are Gone

Chinie is a typical college girl who enjoys life to the fullest. She loves her boyfriend so much and texts him every now and then.

JM is Chinie’s boyfriend who works in a call center in Ortigas. He’s always busy doing so many things. He only manages to reply to Chinie’s texts when he gets off from work.

One time, JM received a message from Chinie: “hi baby! how r u? miss u! call me when u come home k?! tc! Lov u!”

JM ignored the message because he always receives the same message whenever it is
time for him to go home from work.

“baby,i miss u already! did u eat yet?! Take care when u go home! ill be w8ing 4 ur call. lov u!”

“baby,where r u?! u’re not replying to my msg. well,ill b here w8ing for ur call! lov u!”

JM reaches home and lay on his bed. The last thing he remembered was reading Chinie’s text.

He was so tired he fell asleep and wasn’t able to return Chinie’s call. He can still hear his phone beeping but he’s too tired to look at the message.

When he woke up the next day, he remembered that he needed to call Chinie.
He ignored the messages and dialed Chinie’s number. Noone answered at her house. He called up her cellphone and was surprised that her father answered the phone.
In his voice you could feel his tears and hear his heart tearing apart.

“JM, why’d you call just now? Chinie’s been waiting for you!”

“I’m sorry, I was tired and fell asleep. I called at home but no one answered. Where are you now?”

“Just wait for us at home.”

JM went to Chinie’s house and much to his surprise he saw a lot of people inside.
The house was brightly lit but you could see the gloom in every person there.
JM was greeted by Chinie’s mom in tears. She hugged him tight and cried on his shoulders.

“Chinie was waiting for you. She didn’t go out with us because she was waiting for your call. She was killed last night by some robbers who came in here. She’s gone JM, she’s gone.”

“Chinie texted me last night..how could that have happened ?!”

JM couldn’t look inside the coffin. He couldn’t move and it felt like his whole body was stuck on the chair he was sitting in. He wanted to cry but it seemed something was
blocking his tears.

He turned to his phone and read the messages there.

“baby, ill be w8ing for u to call. i wont go out with dad anymore !”

“baby, im scared. i think theres som1 downstairs. pls call me already !”

“baby, they’re here. wut if they kill me. pls call me.baby where r u? i need you here now. Please baby i can hear them come”

“baby…. i love you!…” He wanted to shout and cry. It was true that Chinie had been waiting for his call. To her last breath all she thought of was him.

He stared at Chinie inside the coffin. The tears started flowing. He couldn’t say anything. The only words he uttered…

“My baby, I’m so sorry, I’m so, so sorry.. I love you so much

PeRsaHabaTaN

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan- dikecewakan, didengar- diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain,tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Beberapa hal seringkali menjadi penghancur persahabatan antara lain:
1. Masalah bisnis UUD (Ujung-Ujungnya Duit)
2. Ketidakterbukaan
3. Kehilangan kepercayaan
4. Perubahan perasaan antar lawan jenis
5. Ketidak setiaan.

Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinya.

Renungkan:
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita.” - Anonim -

Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.

Tak Ada yang Tahu

Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun jauh di balik bukit pegunungan.

Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana. Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung. Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung Kondor, burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan menjaga keselamatan penghuni negeri burung.

Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan gesekan daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi keindahan. Mereka bertugas bekeliling negri melebarkan sayapnya, agar warna-warni bulunya terlihat semua penghuni. Keindahan warnanya menimbulkan kegembiraan. Dan rasa gembira bisa menular bagai virus, sehingga semua penghuni merasa senang. Pada suatu ketika, seekor induk elang tengah mengerami telur-telurnya.
Setiap pagi elang jantan datang membawa makanan untuk induk elang. Akhirnya, di satu pagi musim dingin telur-telur mulai menetas. Ada 3 anak elang yang nampak kuat berdiri. Dua anak elang hanya mampu mengeluarkan kepalanya dari cangkang telur harus berakhir dalam paruh sang ayah.

Dengan tangkas, elang jantan mengoyak cangkang telur lalu mematuk-matuk calon anak yang tak jadi. Perlahan-lahan sang induk memberikan potongan-potongan tubuh anaknya ke dalam paruh mungil anak-anak elang. Kejam…? Ini hanya masalah kepraktisan. Untuk apa terbang dan mencari makan jauh-jauh jika ada daging bangkai di dalam sarang. Sebagai hewan, elang hanya mempunyai naluri dan akal tanpa nurani. Inilah yang membedakan manusia dan hewan.

Waktu berjalan terus, hari berganti hari. Anak-anak elang yang berbentuk jelek karena tak berbulu, kini mulai menampakkan keasliannya. Bulu-bulu halus mulai menutupi daging di tubuh masing-masing. Kaki kecil anak-anak elang sudah mampu berdiri tegak. Walau kedua sayapnya belum tumbuh sempurna.

Induk elang dan elang jantan, bergantian menjaga sarang. Memastikan tak ada ular yang mengincar anak-anak elang dan memastikan anak-anak elang tak jatuh dari sarang yang berada di ketinggian pohon.

Suatu pagi, saat induk elang akan mencari makan dan bergantian dengan elang jantan menjaga sarang. Salah seekor anak elang bertanya: “Kapankah aku bisa terbang seperti ayah dan ibu?”

Induk elang dan elang jantan tersenyum, bertukar pandang lalu elang jantan berkata: “Waktunya akan tiba, anakku. Jadi sebelum waktu itu tiba, makanlah yang banyak dan pastikan tubuhmu sehat serta kuat”. Usai sang elang jantan berkata, induk elang merentangkan sayapnya lalu mengepakkan kuat-kuat.

Hanya dalam hitungan yang cepat, induk elang tampak menjauhi sarang.
Terlihat bagai sebilah papan berawarna coklat melayang di awan. Anak-anak elang, masuk di bawah sayap elang jantan. Mencari kehangatan kasih sang jantan. Waktu berjalan terus, musim telah berganti dari musim dingin ke musim semi. Seluruh permukaan pulau mulai menampakan warna-warni dedaunan. Bahkan sinar mentari memberi sentuhan warna yang indah.

Anak-anak elang pun sudah semakin besar dan sayapnya mulai ditumbuhi bulu-bulu kasar. Suatu ketika seeor anak elang berdiri di tepi sarang, ketika ada angin kencang, kakinya tak kuat mencengkram tepi sarang sehingga ia meluncur ke bawah. Induk elang langsung merentangkan sayang dan mendekati sang anak seraya berkata: “Rentangkan dan kepakan sayapmu kuat-kuat!”

Tapi rasa takut dan panik menguasai si anak elang karenanya ia tak mendengar apa yang dikatakan ibunya. Elang jantan menukik cepat dari jauh dan membiarkan sayapnya terentang tepat sebelum si anak mendarat di tanah. Sayap elang jantan menjadi alas pendaratan darurat si anak elang.

Si anak elang yang masih diliputi rasa panik dan takut tak mampu bergerak. Tubuhnya bergetar hebat. Induk elang, dengan kasih memeluk sang anak. Menyelipkan di bawah sayapnya dan memberikan kehangatan. Sesudah si anak tenang dan tak gemetar, induk elang dan elang jantan membawa si anak kembali ke sarang.

Peristiwa itu menimbulkan rasa trauma pada si anak elang. Jangankan berlatih terbang dengan merentangkan dan mengepakkan sayap. Berdiri di tepi sarang saja ia sangat takut. Kedua saudaranya sudah mulai terbang dalam jarak pendek. Hal pertama yang diajarkan induk dan elang dan elang jantan adalah berusaha agar tidak mendarat keras di dataran.

Lama berselang setelah melihat e dua saudaranya berlatih, si elang yang pernah jatuh bertanya pada ibunya:
“Adakah jaminan aku tidak akan jatuh lagi?”
“Selama aku dan ayahmu ada, kamilah jaminanmu!” jawab si induk elang dengan penuh kasih.
“Tapi aku takut!’ ujar si anak
“Kami tahu, karenanya kami ta memaksa.” Jawab si induk elang lagi.
“Lalu apa yang harus kulakukan agar aku beraai?” tanya si anak
“Untuk berani, kamu harus menghilangkan rasa takut!”
“Bagaimana caranya?”
“Percayalah pada kami!” Ujar elang jantan yang tiba-tiba sudah berada di tepi sarang.

Si anak diam dan hanya memandang jauh ke tengah lautan. Tiba-tiba si anak elang bertanya lagi.
“Menurut ibu dan ayah, apakah aku mampu terbang keseberang lautan?”

Dengan tenang si elang jantan berkata: “Anakku kalau kau tak pernah merentangkan dan mengepakkan sayapmu, kami tidak pernah tahu, apakah kamu mampu atau tidak. Karena yang tahu hanya dirimu sendiri!”

Lalu si induk elang menambahkan: “Mulailah dari sekarang, karena langkah kecilmu akan menjadi awal perubahan hidupmu. Semua perubahan di mulai dari langkah awal, anakku!”

Si anak elang diam tertegun, memandang takjub pada induk elang dan elang jantan. Kini ia sadar, tak ada yang tahu kemampuan dirinya selain dirinya sendiri. Kedua orang tuanya hanya memberikan jaminan mereka ada dan selalu ada, jika si anak memerlukan.

Didorong rasa bahagia akan cinta kasih orang tuanya, si elang kecil berjanji akan berlatih dan mencoba. Ketika akhirnya ia menggantikan elang jantan menjadi pemimpin keselamatan para penghuni negeri burung, maka tahulah ia, bahwa kesuksesan yang diraihnya adalah di mulai saat tekad terbangun untuk melangkah. Sukses itu tak pernah ada kalau hanya sebatas tekad. Tapi tekad itu harus diwujudan dengan tindakan nyata walau di mulai dari langkah yang kecil.

Mulailah rentangkan dan kepakkan sayap kemampuanmu, maka dunia ada digenggamanmu!

HiduP…

Jika seseorang menghargai hidupnya sendiri, ia harus mejaganya baik-baik dan hidup secara lurus.

Dan oleh karena tak ada yang lebih berharga bagi manusia daripada hidupnya sendiri, maka ia pun harus menghargai dan menghormati hidup orang lain seperti hidupnya sendiri.

Cowo PLayboY….???

Mungkin Anda merasakan ada yang ganjil dari tingkah laku si dia. Bisa saja dari kebiasaannya lembur hingga jauh malam, atau cara dia menatap sahabat wanita Anda.

Perlu disadari, pria memiliki cara-cara yang khas dalam berkomunikasi dengan perempuan. Khusus pria bertipe playboy akan mengatakan hal-hal yang ingin Anda dengar, walaupun tidak sepenuhnya yang dia katakan itu benar dan jujur. Oleh karena itu, bila ingin tahu apakah dia termasuk tipe playboy atau bukan, jawablah kuis berikut.

1. Anda sedang berkencan dan pesan singkat (SMS) di ponselnya berbunyi. Apakah dia akan membacanya di depan Anda?
a. Pasti - selalu.
b. Kadang-kadang, tetapi cepat-cepat.
c. Dia tidak akan membacanya di depan saya.
d. Siapa yang akan mendengar bunyi SMS di keramaian?

2. Bangun pagi, di hari Minggu, waktu yang tepat untuk fitnes. Ketika Anda mengajaknya pergi, dia:
a. Mematikan telepon dari Anda dan tidur lagi.
b. Tidak mandi, hanya menyemprotkan minyak wangi secukupnya ke tubuhnya.
c. Mandi “koboi”, menyemprotkan sedikit minyak wangi, lalu menyambar topinya.
d. Mandi, menyemprotkan minyak wangi, dan berpenampilan rapi.

3. Sambil bercanda, dia mengatakan, “Pasti seru, ya, kalau punya pacar 2 sekaligus. Eh, aku cuma bercanda, lo!”
a. Betul
b. Salah

4. Anda bertemu dengan teman-teman dekatnya dan Anda menyapa mereka. Mereka:
a. Mengatakan, “Kami sering mendengar cerita tentang kamu!”
b. Mengalihkan pandangannya.
c. Menggoda teman kencan Anda dan mengatakan dia tidak cocok untuk Anda.
d. Mengedipkan mata dan mengatakan kepada Anda, “Hati-hati, ya, sama dia!”

5. Bagaimana dia mengakhiri e-mail yang ditujukan kepada teman-teman wanitanya?
a. “Salam”
b. “Salam kangen”
c. “Sampai nanti!” (Ditambah dengan gambar yang tersenyum).
d. Tidak mencantumkan namanya.

6. Bila dia sedang keluar kota untuk tugas kantor, dia hampir tidak pernah menjawab telepon Anda pada malam hari.
a. Betul
b. Salah

7. Apakah dia sering memuji teman-teman wanita Anda?
a. Ya, mulai dari rambut sampai warna lipstik.
b. Memperhatikan payudara atau betis mereka?
c. Hanya bila Anda mengatakan padanya bahwa mereka mengenakan baju baru.
d. Tidak. Dia justru melontarkan pujiannya untuk Anda.

JAWABAN YANG BENAR:
1. c.
2. d.
3. a.
4. d.
5. b.
6. a.
7. b.

NILAI & ARTI:
0- 1 poin:
Dia adalah orang yang tepat bagi Anda. Anda tidak perlu khawatir akan tindak tanduknya. Mau membuat dia lebih hangat? Setiap hari sapa dia dengan kata-kata yang manis yang membuatnya makin mengasihi Anda.

2- 4 poin:
Dia termasuk tipe yang sedang dalam taraf memilih. Memang dia menyukai Anda tetapi jangan terlalu mudah terpedaya dengan rayuannya. Curiga dia berselingkuh? Hadapi dia hanya bila Anda betul-betul siap untuk mendengar jawabannya. Bisa saja dia langsung berterus terang tetapi bisa juga dia menunggu waktu yang tepat untuk memutuskan hubungannya dengan Anda bila dia telah mendapatkan wanita yang tepat untuk dirinya.

5- 7 poin:
Sebaiknya akhiri hubungan Anda dengannya. Dia tidak akan terbuka kepada Anda mengenai kehidupannya. Matanya yang jelalatan tidak dapat menutupi sifat genitnya. Anda tidak akan pernah dapat mengubahnya. Bila Anda menginginkan hubungan yang serius, tinggalkan dia. Hindari konfrontasi yang dramatis. Baginya berkencan merupakan permainan yang mengasyikkan.

I’ve LearNed….

In April, Maya Angelou was interviewed by Oprah on her 70+ birthday. Oprah asked her what she thought of growing older. And, there on television, she said it was “exciting.” Regarding body changes, she said there were many, occurring every day…like her breasts. They seem to be in a race to see which will reach her waist first. The audience laughed so hard they cried.
She is such a simple and honest woman, with so much wisdom in her words!

Maya Angelou said this:

“I’ve learned that no matter what happens, or how bad it seems today, life does go on, and it will be better tomorrow.”
“I’ve learned that you can tell a lot about a person by the way he/she handles these three things: a rainy day, lost luggage, and tangled Christmas tree lights.”
“I’ve learned that regardless of your relationship with your parents, you’ll miss them when they’re gone from your life.”
“I’ve learned that making a living” is not the same thing as “making a life.”
“I’ve learned that life sometimes gives you a second chance.”
“I’ve learned that you shouldn’t go through life with a catcher’s mitt on both hands; you need to be able to throw some things back.”
“I’ve learned that whenever I decide something with an open heart, I usually make the right decision.”
“I’ve learned that even when I have pains, I don’t have to be one.”
“I’ve learned that every day you should reach out and touch someone. People love a warm hug, or just a friendly pat on the back.”
“I’ve learned that I still have a lot to learn.”
“I’ve learned that people will forget what you said, people will forget how you made them feel.”

Cinta Tak PerNah HiLang…

Kata orang, lebih baik pernah mencintai dan kehilangan cinta daripada tak pernah mencintai sama sekali.
Kata-kata itu tak akan bisa menghibur Mike Sanders. la baru saja diputuskan pacarnya. Tentu saja si pacarnya itu tidak mengatakan segamblang itu. la berkata, “Aku benar benar menyukaimu, Mike, dan aku ingin kita bisa tetap berteman.” Bagus, pikir Mike. Tetap berteman. Kau, aku, dan pacar barumu bisa nonton bersama.

Mike dan Angie sudah pacaran sejak kelas tiga SMP Tapi, pada musim panas ini ia naksir pemuda lain. Sekarang, saat Mike sudah di kelas tiga SMU, ia merasa kesepian. Selama tiga tahun mereka mempunyai teman-teman yang sama dan menghabiskan waktu di tempat nongkrong yang sama. Pergi lagi ke tempat itu tanpa Angie membuatnya merasa-hm, hampa.

Latihan football biasanya bisa membantunya melupakan masalahnya. Para pelatih selalu menyuruh peserta latihan berlari sedemikian rupa sehingga mereka merasa sangat kelelahan dan tak punya waktu lagi untuk memikirkan hal lain. Tapi, belakangan ini, pikiran Mike tidak tercurah pada latihan. Suatu hari ia kena batunya. la tak mampu menangkap lemparan bola yang biasanya mudah baginya, dan ia membiarkan dirinya dijatuhkan lawan yang biasanya tak mampu menjatuhkannya.

Mike tahu bahwa jangan sampai dibentak lebih dari sekali oleh pelatihnya. jadi, ia berusaha keras agar tidak dijatuhkan lawan lagi sampai latihan usai. Saat ia berlari hendak meninggalkan lapangan, ia diminta melapor ke kantor pelatih. “Cewek, keluarga, atau sekolah: yang mana yang meresahkan hatimu, Mike?” tanya pelatihnya.

“Cewek,” sahut Mike, “Bagaimana Anda bisa tahu?”

“Sanders, aku sudah menjadi pelatih football sejak sebelum kau lahir. Dan setiap kali ada pemainku yang hebat bermain kacau, pastilah salah satu dari ketiga alasan tadi yang menjadi penyebabnya.”

Mike mengangguk. “Maaf, Pak. Aku tidak akan mengulanginya lagi.”

Pelatih menepuk bahunya. “Tahun ini tahun yang menentukan bagimu, Mike. Tak ada alasan yang bisa menghalangimu diterima di perguruan tinggi pilihanmu. Tapi, kau harus ingat. Kau harus memusatkan perhatian pada hal-hal yang benar-benar penting. Yang lainnya akan beres dengan sendirinya.”

Mike tahu pelatihnya benar. Ia harus merelakan Angie dan meneruskan hidupnya. Tapi ia tetap merasa terluka, dan terkhianati. “Aku merasa sangat geram, Pak. Aku mempercayainya. Aku selalu terbuka padanya. Aku menyerahkan segalanya baginya, tapi apa yang kudapat?”

Si pelatih mengambil selembar kertas dan bolpoin dari laci mejanya. “Itu pertanyaan yang bagus. Apa yang kaudapatkan?” Ia menyerahkan kertas dan bolpoin itu kepada mike dan berkata, “Ingat-ingat waktu yang kaulewatkan bersamanya, dan tuliskan sebanyak mungkin hal yang kaualami bersamanya, yang menyenangkan dan yang tak menyenangkan. Lalu, tuliskan hal-hal yang kaupelajari darinya dan yang ia pelajari dari dirimu. Aku beri waktu satu jam.” Pelatih meninggalkan Mike sendirian.

Mike menjatuhkan diri duduk di kursi dan kenangan bersama Angie membanjiri ingatannya. Ia teringat saat pertama kali memberanikan diri untuk mengajaknya berkencan, dan betapa senang hatinya kala Angie bersedia pergi bersamanya. Kalau bukan karena dorongan Angie, Mike tak kan mencoba masuk tim football.

Lalu ia mengingat-ingat pertengkaran mereka. Ia memang tidak ingat semua alasan yang menyebabkan mereka bertengkar. Tapi, ia ingat bagaimana mereka menyelesaikan persoalan diantara mereka. Ia belajar berkomunikasi dan berkompromi. Ia juga ingat bagaimana mereka berbaikan kembali. Dan saat-saat seperti itu sangat disukainya.

Mike teringat saat-saat Angie membuatnya merasa kuat, dibutuhkan, dan istimewa. la menulisi kertas itu dengan pengalaman mereka, liburan, perjalanan bersama keluarga masing-masing, dansa sekolah, dan piknik berdua saja. Sebaris demi sebaris la menuliskan pengalaman mereka berdua, dan ia menyadari bagaimana angie telah membantu membentuk hidupnya. ia akan menjadi pria yang lain tanpa angie.

Ketika pelatih kembali sejam kemudian, mike sudah tak ada di situ. tapi, mike meninggalkan catatan di mejanya. Bunyinya sederhana saja :

Pak,
Terima kasih atas pelajaran yang telah bapak berikan. Saya rasa memang benar kata orang bahwa bagaimanapun juga lebih baik pernah mencintai dan kehilangan cinta. Sampai jumpa di latihan nanti.

Berani Melepaskan

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan tapi ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kebahagiaan kita sangat bergantung pada orang itu.

* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita merasa dia itu ganteng, cantik, teristimewa dibandingkan dgn yang lain.

* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita takut tidak dapat menemukan yang seperti dia.

* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika begitu banyak saat-saat indah senantiasa terbayang di benak kita.

* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika hati kita berkata “Saya sangat mencintainya”.

Ingatlah !! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari suatu kehidupan baru…

* Kita harus melepaskan seseorang karena kebahagiaan kita tidak tergantung padanya.

* Kita harus melepaskan seseorang karena kita menyadari yang ganteng,yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik buat kita.

* Kita harus melepaskan seseorang karena kita tahu jika Tuhan mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

* Kita harus melepaskan seseorang ketika saat-saat indah hanyalah tinggal masa lalu.

* Kita harus melepaskan seseorang karena kepala kita berkata “tidak ada lagi yang dapat dipertahankan”.

* Kegagalan tidak berarti Anda tidak mencapai apa-apa… namun Anda telah memahami sesuatu…!

Segala sesuatu ada waktunya, ada saat mempertahankan, ada saat melepaskan.

Loving U…

Loving you is what I do
Whether you know or not
is not important anymore

I can’t pretend not loving you
Even if you dont like it
Just let me!
Let me love you

And you dont have to love me back

Lukaaa LaMaaa…..

Sakit
luka menganga
jiwa dan hati
Mengapa
kejadian itu terulang
dan terus mengulang
kau
mematahkan sayapnya
sedang ia belum mampu meninggalkan sarangnya
kau
semestinya menjaga bening hatinya
namun kau torehkan pisaumu ke hati kacanya
Mengapa?
Anak-anak surga itu
tak pantas kau sentuh!
Kau
seperti dirinya
melukai hati dan mematahkan sayapku...